Jika kita perhatikan di chart, salah satu hal yang terlihat jelas secara langsung adalah pola pergerakan price yang bergerak naik turun. Setiap time frame, setiap waktu, price selalu bergerak naik turun berkesinambungan bahkan saat dalam keadaan trending kencang ( kencang —-> kata yang aneh
) . Ber-lebay ria dikit, mari kita coba ekploitasi cara untuk memanfaatkan perilaku ini .. biarin deh dangkal juga yang penting berusaha .
Langkah pertama yang perlu dikuasai sepertinya adalah kemampuan untuk `melihat` bentuk dari wave itu sendiri di chart secara visual . Silaken perhatikan chart berikut ini, untuk sample saya menggunakan time frame M15 (klik di gambar jika kurang jelas).
Perhatikan keadaan saat trend turun (panah merah) dan juga saat trend naik (panah kuning) . Terlihat jelas kalau price nya bergerak naik turun / bergelombang saat membentuk trend naik ataupun turun. Jika kesulitan `melihat` wave dengan chart candlestick (kiri) , mungkin akan
mendapatkan gambaran lebih jelas jika menggunakan line chart (kanan) . Kemungkinan besarnya, setelah mampu `melihat` bentuk visual dari wave di chart secara langsung kita akan lebih mudah dalam mengeksploitasinya lebih lanjut.
Sekarang kita coba untuk memanfaatkan pola gerakan price yang bergelombang ini (dalam keadaan trending up atau trending down ). Salah satu cara termudah adalah dengan menggunakan line untuk membuat semacam trigger area yang akan kita gunakan untuk membuka posisi . Penarikannya line nya mudah aja, tidak baku, dan fleskibel aja . Caranya tinggal tarik dari ujung-ujung candle yang terlihat jelas.. untuk lebih jelasnya silaken lihat gambar dibawah ini .
Tanda bulat-bulat kuning adalah point-point yang saya jadikan patokan dalam menyimpan line, line itu sendiri saya jadikan triger sederhana untuk mengambil keputusan membuka posisi saat line tersebut di break oleh price . Sederhana sekali kan ya ? dalam bagian ini, fokus utamanya adalah ke wave itu sendiri dan line tidak mempunyai bobot apapun, ga keramat atau gimana gimana.. its just a line, that`s it .
Masih dari chart yang sama, kita juga bisa melihat sedikit lebih jelas jika cara ini cenderung efektif saat trending, dan probabilitas result positifnya lebih besar saat mengambil arah sesuai trend sebelumnya.
Lah terus kalau sideway percuma dong?
Good news nya adalah, keadaan trending cukup sering muncul setiap hari. Dengan sedikit berganti perspektif time frame, kita bisa menemukan keadaan trending di banyak waktu.
Time frame yang dipakai?
Any time frame, karena wave ada di tiap time frame. Saya pribadi mah lebih suka di Time frame kecil ( M5 ) alasannya sederhana sih, wave nya banyak
Lebih jelas elliot wave daripada ini mah !
ya iya lah, levelnya beda bgt.. itu mah diformulasikan secara jelas sedangkan ini mah cuma bentuk kasar doangan . Hanya menyoroti gerak price yang naek – turun doangan
Gini doangan ? ngasal ini mah ![]()
emang ngasal sih
. Yang saya tekankan disini adalah bentuk wave nya itu sendiri, jangan terpaku-terpesona-terpeleset dengan adanya line. Line disini cuma sebagai penegas aja untuk mempermudah keputusan untuk entry.
pokoknya mah gitu deh, postingan ini lebih menekankan pada keradaan wave itu sendiri dan salah satu cara sederhana untuk memanfaatkannya. Dalam postingan selanjutnya kita coba beberapa alternatif lain untuk memanfaatkan wave ini, dan penggunaan tools tambahan untuk mendapatkan kondisi yang lebih detail ..
peringatan : postingan ini bersifat opini pribadi, selalu check dan re-check
dengan source lain
Related posts:



